Artikel ditinjau oleh:
Dr Daylene Leong • Periodontist

Penyakit gusi adalah salah satu masalah kesehatan mulut yang paling umum di dunia — dan Singapura tidak terkecuali. survei nasional yang dilakukan pada tahun 2019 mengungkapkan bahwa lebih dari 56% orang dewasa di Singapura menderita periodontitis kronis sedang hingga parah.
Namun penyakit gusi tidak dimulai di sana. Biasanya dimulai dengan radang gusi, tahap penyakit yang lebih ringan dan dapat disembuhkan. Meskipun kondisi ini saling terkait erat, keduanya berbeda dalam gejala, tingkat keparahan, dan pendekatan pengobatannya. Memahami perbedaan antara gingivitis dan periodontitis dapat membantu Anda mengambil tindakan lebih awal — dan melindungi senyum Anda seumur hidup.
Daftar Isi
Apa itu Gingivitis?
Gingivitis adalah tahap awal penyakit gusi. Penyakit ini terjadi ketika plak bakteri menumpuk di sepanjang garis gusi dan menyebabkan peradangan.
Gejala Umum Radang Gusi
- Gusi merah dan bengkak
- Pendarahan saat menyikat gigi atau membersihkan gigi dengan benang gigi
- Bau mulut
- Rasa nyeri pada gusi
Berita bagus? Gingivitis dapat disembuhkan dengan menjaga kebersihan mulut dan pembersihan gigi secara teratur.Diagnosis dan pengobatan dini dapat mencegah perkembangan lebih lanjut dan memungkinkan gusi Anda kembali ke keadaan sehat.
Apa itu Periodontitis?
Periodontitis adalah tahap penyakit gusi yang lebih parah dan parah yang dapat berkembang ketika radang gusi tidak diobati. Pada tahap ini, peradangan meluas lebih dalam ke gusi dan mulai merusak gusi. tulang dan jaringan ikat yang menahan gigi Anda pada tempatnya. Gigi Anda akan goyang dan berpotensi tanggal.
Gejala Periodontitis
- gusi surut
- Gigi goyang atau bergeser
- Kantong gusi yang dalam
- Bau mulut yang terus-menerus
- Hilangnya tulang di sekitar gigi (terlihat pada sinar-X)
Tidak seperti radang gusi, periodontitis tidak dapat disembuhkanNamun, hal ini dapat dikelola dengan profesional perawatan periodontal, termasuk pembersihan mendalam (scaling dan root planing) atau pembedahan pada kasus yang parah.
Untuk memahami lebih lanjut tentang pengobatan penyakit gusi, baca panduan lengkap untuk perawatan gusi di Singapura.
Apa Penyebab Gingivitis dan Periodontitis?
Baik radang gusi maupun periodontitis biasanya dimulai dengan penumpukan plak. Jika plak tidak dibersihkan dengan menyikat gigi dan membersihkan gigi dengan benang gigi secara teratur, plak dapat mengeras menjadi karang gigi, yang dapat mengiritasi gusi dan akhirnya menyebabkan peradangan.
Cara Mencegah Penyakit Gusi

Pencegahan adalah pengobatan terbaik untuk radang gusi dan periodontitis. Berikut ini beberapa kiat sederhana namun efektif:
- Sikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride
- Floss setiap hari untuk menghilangkan plak di antara gigi
- Bilas mulutmu dengan air setelah makan
- Kunjungi dokter gigi Anda dua kali setahun untuk pemeriksaan dan pembersihan
- Hindari merokok atau produk tembakau
Jangan Abaikan Tanda-tandanya
Jika Anda melihat tanda-tanda awal seperti gusi berdarah, bau mulut, atau gusi sensitif, jangan abaikan. Itu bisa jadi tanda pertama penyakit gusi. Intervensi dini dapat menghentikan radang gusi dan mencegah berkembangnya periodontitis. Pesan pemeriksaan gigi hari ini untuk menjaga kesehatan gusi (dan senyum Anda).
Butuh bantuan gigi?
Kirimkan pesan kepada kami melalui ikon WhatsApp di pojok kanan bawah, menanyakan atau hubungi kami di (65) 6733 7883.

Ditinjau oleh Dr. Daylene Leong
Dr Daylene Leong Dr. Leong adalah seorang Periodontis di Specialist Dental Group. Ia menerima pelatihan di bidang spesialisasi Periodontologi dari Universitas Michigan, Amerika Serikat. Dr. Leong adalah seorang Diplomate dari American Board of Periodontology dan Fellow dari Academy of Medicine, Singapura. Bidang minatnya meliputi regenerasi periodontal, estetika gingiva, implan gigi, dan bedah plastik.
Penolakan tanggung jawab
Artikel ini telah ditinjau secara medis oleh seorang spesialis dari Specialist Dental Group dan dimaksudkan hanya untuk tujuan pendidikan dan informasi umum. Artikel ini tidak boleh dianggap sebagai pengganti saran, diagnosis, atau perawatan gigi yang dipersonalisasi. Pasien harus berkonsultasi dengan dokter gigi atau spesialis gigi yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan tentang prosedur atau rencana perawatan apa pun. Rekomendasi perawatan harus selalu didasarkan pada kondisi klinis individu pasien, dan hasilnya dapat bervariasi.





