
Daftar Isi
Ini mungkin mengejutkan, namun atlet seringkali menghadapi risiko masalah kesehatan mulut yang lebih tinggi dibandingkan dengan non-atlet. Mereka tidak hanya rentan terhadap cedera yang berhubungan dengan olahraga seperti trauma gigi (cedera pada mulut -termasuk gigi, gusi, bibir, tulang rahang, dan lidah), namun mereka juga lebih rentan terhadap masalah seperti mulut kering dan kerusakan gigi. Jika Anda seorang atlet, berikut beberapa langkah untuk menjaga gigi Anda di lapangan atau lapangan.
Selalu kenakan pelindung mulut

Saat ditempatkan di mulut, pelindung mulut menutupi langit-langit mulut dan seluruh permukaan gigi untuk mengunyah. Membantu mengurangi cedera mulut, melindungi jaringan keras dan lunak di mulut dari patah tulang dan laserasi, serta mencegah patah tulang dan dislokasi rahang.

Untungnya, semakin banyak atlet yang mulai memprioritaskan kesehatan mulut mereka di lapangan kompetitif, di mana cedera sering terjadi. Gelandang Liverpool Wataru Endo mulai menggunakan pelindung mulut setelah bermain untuk VfB Stuttgart di Bundesliga. Meski tujuan utamanya adalah untuk melindungi giginya, Endo yakin itu membantunya masuk ke 'mode permainan' saat bermain untuk The Reds.
“Saat saya di Jerman, saya bertemu dengan seorang dokter gigi Jepang yang merekomendasikan pelindung mulut karena manfaat performanya,” kata Endo kepada Sky Sports. Endo sekarang memakainya untuk melindungi giginya dan menjelaskan bahwa itu membuatnya merasa seperti seorang pejuang.
Mengenakan pelindung mulut sangat penting bagi siapa pun yang berpartisipasi dalam olahraga kontak untuk menghindari kerusakan permanen pada gigi mereka. Atlet yang terlibat dalam olahraga seperti hoki, sepak bola, dan rugbi mempunyai risiko lebih tinggi mengalami patah atau kehilangan gigi. Biasakan untuk mengenakan pelindung mulut selama latihan olahraga. Jika Anda mengenakan pelindung mulut dan masih mengalami cedera yang tidak disengaja pada gigi, gusi, atau rahang, segera temui dokter gigi atau dokter gigi Anda.
Hindari minuman olahraga yang manis dan tetap terhidrasi
Pernahkah Anda mengalami mulut kering saat berlari atau berolahraga? Hal ini terjadi ketika Anda bernapas melalui mulut secara berlebihan sehingga menyebabkan berkurangnya produksi air liur. Ini adalah masalah umum bagi para atlet. Sayangnya, mulut kering juga dapat meningkatkan risiko kerusakan gigi dan radang gusi. Air liur sangat penting dalam melindungi gigi dan gusi Anda dengan menetralkan asam mulut. Minum banyak air dan tetap terhidrasi dapat membantu mengatasi mulut kering saat berolahraga.
Jika Anda mengonsumsi minuman olahraga manis, minumlah air untuk membilas gula dari mulut Anda.
Terkait:
Sindrom Sjogren dan Xerostomia
Sikat dan bersihkan benang setiap hari
Jaga kebersihan mulut dengan menyikat gigi dua kali menggunakan pasta gigi berfluoride dan membersihkan gigi dengan benang sekali sehari. Flossing sebaiknya dilakukan setidaknya sekali sehari, sebelum Anda mulai menyikat gigi. Hal ini memungkinkan pembuangan sisa makanan dari sela-sela gigi Anda sebelum disikat.

Langkah-langkah membersihkan gigi dengan benar:
- Mulailah dengan seutas benang panjang yang bisa dililitkan di jari tengah Anda, sisakan sedikit ruang di antara keduanya. Pegang benang gigi dengan ibu jari dan jari telunjuk Anda untuk memandunya.
- Geser perlahan benang yang telah dikencangkan ke sela-sela gigi Anda dengan menekan permukaan samping gigi, gerakkan ke atas dan ke bawah garis gusi di kedua sisi. Hindari membersihkan gigi dengan benang gigi langsung ke gusi, karena dapat menyebabkan cedera.
- Ulangi proses ini pada sisa gigi Anda, setiap kali menggunakan bagian benang yang bersih. Jangan lupakan gigi paling belakang! Bahkan tanpa ada gigi di belakangnya, penting untuk membersihkan gigi di sekitarnya.
Membawa sikat gigi dan pasta gigi untuk bepergian juga merupakan ide bagus, sehingga atlet dapat menyikat gigi dengan nyaman setelah makan. Namun, penting untuk diingat untuk menyikat gigi hanya 30 hingga 45 menit setelah makan dan tidak segera untuk mencegah erosi email.
Pemeriksaan gigi rutin
Pemeriksaan gigi merupakan hal yang penting bagi para atlet. Mereka memungkinkan identifikasi dini dan pengobatan masalah gigi yang dapat memperburuk dan berdampak pada kinerja atletik. Dokter gigi juga dapat memandu Anda untuk mengurangi risiko cedera dan menjaga kesehatan mulut secara optimal. Oleh karena itu, ingatlah untuk mengunjungi dokter spesialis gigi atau dokter gigi Anda minimal dua kali dalam setahun untuk melakukan pemeriksaan.
Dengan tips ini, Anda siap menjaga senyum kemenangan Anda, di dalam dan di luar lapangan!
Butuh bantuan gigi?
Kirimkan pesan kepada kami melalui ikon WhatsApp di pojok kanan bawah, menanyakan atau hubungi kami di (65) 6733 7883.





